Beberapa efek Samping Memasangkan Knalpot Racing Pada Motor Injeksi


Motor injeksi adalah varian dan teknologi terbaru dunia otomotif dan menggantikan mesin yang lama yaitu berupa karburator yang sudah banyak diaplikasikan pada hampir semua jenis sepeda motor diseluruh dunia keluarab terbaru. Motor injeksi merupakan bentuk dari perkembangan teknologi yang terjadi pada dunia otomotif yang secara penertian diartikan sebagai motor dengan mesin yang memiliki sistem pencampuran bahan bakar dengan udara pada saat proses pembakaran mekanisme mekanisme injeksi dan membutuhkan komponen yang disebut injector. Sistem motor injeki merupakan sistem motor sebagai penerus dari sistem karburator dengan kondisi yang lebih baik serta memiliki komponen berbeda. Pemabakaran yang lebih sempurna dengan tenaga besar yang akan dihasilkan merupakan salah satu dari beberapa kelebihan motor injeksi. Dibalik berbagai macam kelebihan yang ada. Mempunyai efek samping apabila memakai  knalpot racing apalagi yang tidak sesuai dan terus digunakan berulang dapat menimbulkan beberapa efek samping yang diantaranya seperti penjelasan dibawah ini.

Bahan bakar yang lebih boros.

Efek samping motor iinjeksi pakai  knalpot racing yang pertama dan merupakankondisi yang dapat langsung terasa adalah kebutuhan bahan bakar yang lebih banyak dari sebelumnya ketika tidak menggunakan knalpot racing. Borosnya bahan bakar tersebut disebaban kondisi dimana tenaga yang dibtuhkan lebih besar saat menggunaka  knalpot racing dibandingkan dengan hanya menggunakan  knalpot standar sehingga campuran bahan bakar juga akan semakin banyak utuk menghasilkan tenaga yang dibutuhkan tersebut. Pengunaan knalpot racing pada motor injeksi merupakan salah satu pnyebab motor menjadi boros.

Mesin cepat panat

Efek samping atu kekurangan selanjutnya adalah. Mesin menjadi cepat panas efek samping ini bisa langsung terasa akibat adanya modifikasi motor injeksi yang sebelumya menddunakan  knalpot standar dirubah menjadi menggunakan knalpot racing adalah kondisi mesin yang mudah cepat panas dibandingkan sebelumnya. Kondsi ini terjadi karena saat motor menggunakan knalpot racing, tenaga yang dibutuhkan akan lebih besar sehingga memaksa mesin untuk bekerja lebih keras dan pada akhirnya menyebabkan meisn cepat panas. Panasnya mesin tersebut juga disebabkan oleh kondisi dimana pengendara sepeda motor injeksi menggunakan  knalpot racing harus menarik gasnya lebih kencang supaya motor nya mengeluarkan suara garang yang diinginkan.

Resiko mesin rusak lebih besar.

Efek samping motor injeksi memakai  knalpot  racing lainnya adalah meningkatkan resiko mesin untuk mengalami kerusakan menjadi lebih besar. Efek samping ini tidak akan dirasakan secara langsung namun dapat muncul ketika pemakaian  knalpot  racing pada sepeda motor injeksi sudah berlangsung  cukup lama. Kondisi ini terjadi karena mesin sepeda motr dipaksakan untuk bekerja lebih berat dengan komponen yan tidak seharusnya, jika kondisi ini dilakukan terus menerus maka dapat memperbesar resiko kerusakan mesin sepeda motor. Juga dapat menyebabkan resiko trurn mesin jika  knalpotracing dipasang berkelanjutan.

Menimbulkan Emisi gas Buang Yang Besar Dan Berbahaya

Efek samping terakhir yang dapat muncul sebagai salah satu akibat dari pengunaan  knalpot racin, selain menciptakan polusi suara adalah emisi gas buang berbahaya yang jumlahnya besar karena dengan pengunaan  knalpot racing maka pemuangan tidak akan mengalami proses penyaringan terlebih dahulu.  Tidak tersaringnya emisi gas buang tersebut karena knalpot racing tidak memiliki komponen yang bertanggung jawab terhadap proses penyaringan emisi yang disebut dengan  Catalytic Conventer.

Itulah beberapa penjelasan mengenai efek  knalpot racing yang dipakaikan pada motor injeksi. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *