5 Tips Sebelum Membeli Mobil Pribadi

Masyarakat Indonesia umumnya membeli mobil dengan dua cara, yaitu membeli secara tunai atau kredit. Nah, cara kedua ini paling banyak dipilih karena dianggap lebih ringan dibandingkan harus menunggu terlalu lama sampai uang terkumpul kemudian membelinya secara tunai.

Kedua cara tersebut tidak ada yang paling benar ataupun salah. Keduanya sama-sama bisa dilakukan asal dananya memang tersedia. Namun, ada beberapa tips penting yang perlu disimak sebelum membeli mobil pribadi baik secara tunai maupun kredit.

kredivo_cermati

1. Jangan membeli mobil karena pengaruh orang lain

Salah satu motivasi yang seharusnya tidak diikuti adalah membeli mobil karena alasan dipengaruhi oleh orang lain. Ada banyak pilihan jenis mobil yang bisa dijadikan pilihan mulai dari mobil keluarga, mobil sport, hingga mobil berjenis sedan atau hatchback. Pahami dulu apa kebutuhannya sebelum memutuskan membeli mobil.

2. Bandingkan kelebihan dan kekurangannya

Saran selanjutnya setelah menentukan jenis mobil, barulah menentukan merek dan membandingkan kelebihan dan kekurangannya. Buatlah tabel perbandingan dengan beberapa poin seperti harga, kapasitas penumpang, ketersediaan dan harga suku cadang, hingga harga jual kembali yang tinggi. Setelah itu, barulah pertimbangkan apa kelebihan yang paling menonjol dibandingkan dengan produk yang lainnya sebagai salah satu pertimbangan utama memilih produk tersebut.

3. Bayar tunai banyak untungnya, tapi… 

Beberapa orang ada yang sengaja menunggu tabungan terkumpul agar bisa membeli secara tunai. Cara seperti ini memang lebih menguntungkan karena kita tidak perlu membayar bunga cicilan. 

Tetapi, jika kendaraan digunakan untuk kebutuhan produktif seperti usaha antar jemput anak sekolah, pengiriman katering, dan lain sebagainya, justru menjadi salah satu bagian yang penting dan perlu dibeli meski harus dibayar dengan sistem cicilan karena sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dalam mendukung tulang punggung bisnis yang dijalankan.

4. Makin besar uang muka, makin kecil cicilannya

Cara lain yang juga bisa dilakukan adalah memperbesar uang muka sehingga cicilan jadi lebih ringan. Umumnya, syarat uang muka kredit adalah sebesar 20-30% dari harga pasar. Persentase tersebut berlaku baik untuk penjualan mobil baru maupun mobil bekas.

Artinya, jika kita membeli mobil bekas dengan harga pasar sekitar Rp100 juta, siapkan dulu minimal DP sebesar Rp33 juta. Dengan demikian, sisanya bisa dicicil sesuai dengan mekanisme dan bunga yang sudah disepakati antara debitur dan kreditur.

5. Pastikan cicilan mobil aman, tidak lebih dari 30% penghasilan

Inilah salah satu kunci bagaimana memiliki mobil dengan mencicil tapi tidak mengganggu neraca keuangan bulanan. Besarnya cicilan harus disesuaikan dengan kemampuan atau penghasilan bulanan. Jika gaji sebesar Rp7 juta, artinya cicilan mobil yang bisa ditoleransi secara finansial sekitar Rp2,3 juta per bulan. 

Jumlah tersebut memang masih jauh dari rata-rata cicilan mobil baru di atas Rp3,5 juta per bulan. Dengan kondisi seperti itu, sebenarnya tetap masih ada peluang memiliki mobil tetapi bukan mobil baru melainkan mobil bekas.

Konsep persentase cicilan itu juga sebenarnya bisa diaplikasikan secara universal jika bicara tentang utang, kredit, ataupun pinjaman. Apalagi saat ini cukup marak perusahaan online yang bukan hanya menawarkan produk kredit online, kartu kredit online hingga pinjaman online dengan proses peminjaman hanya lewat aplikasi.

Sayangnya tidak semuanya bijak dalam mengajukan kredit sehingga akhirnya malah jadi menyusahkan diri sendiri. Oleh karena itu, agar lebih aman baik secara personal maupun finansial, pilih pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK, menawarkan bunga rendah dan punya tenor yang fleksibel. Dengan begitu jumlah cicilannya bisa diatur sesuai dengan kemampuan.

Salah satu fintech terbaik yang direkomendasikan adalah Kredivo. Kredivo memberikan kredit limit kepada nasabah sampai dengan Rp30 juta. Namun, tentu saja ada analisa khusus yang dilakukan Kredivo untuk memberikan limit sebesar itu. Biasanya dinilai dari kredit skor, termasuk komitmen dalam membayar utang bulanan ke lembaga keuangan atau bank.

Nah, Kredivo juga punya dua produk pinjaman yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo yang dikhususkan bagi member premium. Untuk bisa menjadi member premium Kredivo, penuhi dulu beberapa persyaratan berikut:

  1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia antara 18 sampai 60 tahun.
  3. Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  4. Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Proses persetujuan bisa dilakukan hanya lewat aplikasi saja kok. Untuk itu, download dulu aplikasi Kredivo di Google Play Store maupun App Store. Bunga Kredivo cukup kompetitif yaitu 2,95% per bulan dengan pilihan tenor yang fleksibel mulai dari 30 hari, 3 bulan dan 6 bulan.

Dengan adanya kemudahan tersebut tentu semakin membuka peluang bagi siapapun jika ingin berusaha termasuk pengadaan mobil untuk menunjang bisnis. Tapi, sebaiknya hindari menggunakan utang untuk uang muka karena pada akhirnya justru akan menjadi buah simalakama. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *